Starter Kit Pertolongan Pertama pada Asma

Starter Kit Pertolongan Pertama pada Asma

Serangan asma yang secara tiba-tiba adalah gejala asma yang memburuk. Serangan ini disebabkan oleh pengencangan otot-otot di sekitar saluran pernafasan atau yang disebut juga bronkospasme. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalaminya segera mungkin minta pertolongan atau hubungi tenaga medis. 

Serangan asma dapat terjadi kapan saja. Oleh karenanya, sangat diperlukan mengetahui apa saja yang perlu dibawa untuk melakukan pertolongan pertama pada asma. Jika Anda atau keluarga Anda memiliki Asma, barang-barang ini wajib di bawa di tas Anda atau harus tersedia di rumah. 

Barang yang harus tersedia untuk pertolongan pertama penderita asma

Karena dapat menyerang siapa saja dan kapan saja, Anda atau keluarga Anda yang mengidap asma disarankan selalu menyediakan beberapa obat dan barang untuk memudahkan memberi pertolongan pada asma. 

Setidaknya Anda dapat menyediakan satu kit pertolongan pertama asma berisi:

  • pereda biru inhaler (Ventolin) 
  • spacer – ruang yang dirancang untuk menahan semprotan
  • satu set instruksi untuk digunakan.

Barang lain yang juga cukup penting keberadaannya adalah nomor telepon darurat dan atau telepon darurat untuk dapat memanggil tenaga medis atau mengabari keluarga Anda. 

Cara menggunakan kit pertolongan pertama pada asma

Berikut cara untuk menggunakan kit pertolongan pertama saat asma kambuh:

  • Duduk tegak dan tetap tenang. Jika Anda memberi pertolongan kepada seseorang yang menderita asma, ada baiknya tidak meninggalkan penderita asma tanpa pengawasan. 
  • Lepaskan tutup dari inhaler pereda biru.
  • Pegang inhaler tegak dan kocok.
  • Dorong kedua bagian pengatur jarak hingga berbunyi klik, pastikan panahnya sejajar.
  • Pasang corong inhaler ke ujung spacer.
  • Tempatkan corong spacer di mulut.
  • Tekan inhaler untuk melepaskan satu isapan ke dalam spacer dan bernapas masuk dan keluar melalui spacer selama empat napas. Ulangi tiga kali lagi sampai total empat isapan telah diberikan.
  • Lepaskan inhaler dari spacer dan ganti tutupnya.

Jika serangan asma tidak membaik ada baiknya Anda segera meminta pertolongan kepada orang sekitar atau jika memungkin menghubungi langsung tenaga medis/ambulan. 

Perawatan dan pemeliharaan kit pertolongan pertama untuk asma

Tak hanya harus tersedia dan digunakan dengan tepat, kit pertolongan pertama harus dirawat, dipelihara dan disimpan dengan baik. Berikut hal yang harus diperhatikan:

  • Kit tersebut harus digunakan hanya kepada orang yang sama dan orang yang sedang terkena serangan asma. Tidak boleh digunakan pada orang lain atau meminjam pada orang lain.
  • Jika spacer telah digunakan, pisahkan dua bagian, cuci dengan air sabun hangat. Jangan dibilas. Biarkan mengering secara alami – biarkan hingga kering. 
  • Jika inhaler telah digunakan, tanpa spacer, inhaler perlu dicuci.
  • Penting bahwa kit pertolongan pertama asma harus diperiksa dan dibersihkan secara teratur. Inhaler harus memiliki batas waktu penggunaan dan digunakan sesuai batas waktu tersebut.
  • Periksa apakah katup di corong berfungsi – saat Anda mengocok spacer dengan lembut, katup akan berbunyi. Jika tidak bergetar, mungkin perlu dibersihkan atau diganti.

Memiliki persediaan obat-obatan sebagai pertolongan pertama pada asma sangatlah penting. Hal ini setidaknya dapat mengatasi serangan asma agar tidak menimbulkan efek yang lebih besar atau selagi menunggu tenaga medis datang. Siapkan starter kit pertolongan pertama pada asma di rumah maupun di dalam tasmu. Tetaplah tenang saat serangan asma datang. Hubungi tenaga medis untuk memastikan Anda dalam pengawasan yang tepat saat asma Anda tidak kunjung membaik.

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut tentang pertolongan pertama pada asma, Anda dapat menanyakannya langsung ke dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Unduh aplikasinya sekarang di App Store dan Play Store.