skincare untuk jerawat

Kenali 5 Kandungan Skincare untuk Jerawat

Sudah rajin pakai skincare siang malam tapi jerawat tak kunjung hilang? Mungkin penyebabnya adalah kandungan skincare Anda tidak cocok untuk mengatasi jerawat. Setiap produk skincare tentunya memiliki kandungan tertentu yang disesuaikan untuk mengatasi masalah kulit tertentu, seperti jerawat. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui kandungan apa saja yang cocok digunakan untuk mengatasi jerawat. Berikut merupakan beberapa kandungan skincare untuk jerawat yang perlu Anda ketahui, yaitu:

Salicylic Acid / Asam Salisilat

Salicylic acid merupakan salah satu golongan dari Beta Hydroxy Acids (BHA) yang sering digunakan sebagai kandungan skincare untuk jerawat. Kandungan ini bisa ditemukan dalam produk seperti facial wash atau toner wajah. Asam jenis ini berfungsi untuk mengangkat kotoran, sel kulit mati, dan sebum penyumbat pori-pori. 

Selain itu, salicylic acid memiliki efek antiinflamasi untuk mengurangi peradangan serta kulit kemerahan yang timbul akibat jerawat. Zat aktif ini juga akan mengeksfoliasi kulit di dalam folikel rambut, sehingga tidak hanya bekerja di permukaan kulit saja. Jangan lupa untuk menggunakan sunscreen ketika memakai produk yang mengandung salicylic acid karena kandungan ini peka terhadap sinar matahari.

Tea Tree Oil / Minyak Atsiri

Meski memiliki arti minyak pohon teh, tea tree oil bukan dihasilkan dari pohon teh yang digunakan untuk membuat minuman seperti teh hijau atau teh hitam. Minyak ini berasal dari tumbuhan Melaleuca alternifolia yang bermanfaat untuk mengurangi bakteri dan menenangkan kulit akibat peradangan. 

Tea tree oil sering dijadikan kandungan skincare untuk jerawat karena dapat mengempeskan jerawat, membuka kelenjar minyak yang tersumbat, serta mengurangi produksi minyak berlebih. Selain itu, minyak esensial ini juga berguna untuk membantu memudarkan noda hitam akibat jerawat. Namun, untuk Anda yang memiliki tipe kulit sensitif disarankan untuk menghindari kandungan ini karena bisa membuat kulit kering. Pastikan juga untuk menggunakan pelembap setelah menggunakan skincare dengan kandungan tea tree oil.

Witch Hazel

Daun dan kulit kayu dari tanaman witch hazel sering ditemukan dalam bentuk toner wajah. Kandungan witch hazel dalam produk skincare untuk jerawat ini memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai astringent dan disinfectant. Astringent berfungsi untuk mengeringkan jerawat dan mengurangi noda bekas jerawat, sedangkan disinfectant berfungsi membersihkan kulit hingga ke pori-pori, sehingga mencegah munculnya jerawat pada wajah. 

Kandungan tanin dalam witch hazel juga berfungsi sebagai antioksidan, yaitu mampu menghalangi polusi menempel pada wajah. Produk dengan kandungan witch hazel juga umumnya cocok untuk berbagai jenis tipe kulit, seperti kulit normal dan kulit sensitif.

Benzoyl Peroxide

Kandungan skincare untuk jerawat yang satu ini biasanya tersedia dalam bentuk acne spot treatment gel atau salep jerawat. Benzoyl peroxide berfungsi untuk mengatasi jerawat yang meradang, mengurangi minyak berlebih, serta membunuh bakteri penyebab jerawat.

Selain itu, zat aktif ini juga dapat membantu mengurangi sel kulit mati. Untuk penggunaan awal, biasanya kadar yang dipakai yaitu 2,5% sampai dengan 10%. Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan produk dengan kandungan ini.

Niacinamide

Niacinamide merupakan salah satu jenis vitamin B3 dan juga sering digunakan sebagai bahan skincare untuk jerawat serta mencerahkan wajah. Tidak hanya itu, zat aktif ini juga berfungsi memperbaiki tekstur kulit agar lebih halus dan lembut serta memudarkan bekas jerawat. Niacinamide dapat meningkatkan produksi ceramide, yaitu lipid yang menjaga ketahanan kulit sehingga bisa melindungi kelembapan kulit serta mengurangi tanda penuaan seperti garis halus dan kerutan. Kandungan ini biasanya terdapat dalam produk toner wajah, serum, dan pelembap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *